SUMBER DAYA ALAM DALAM OBJEK KAJIAN GEOGRAFI

Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang ada di alam baik berupa benda hidup maupun benda mati yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan oleh manusia dalam memenuhi kebutuhannya.
Objek kajian geografi sangat luas yang mencakup aspek fisik (lingkungan), aspek manusia, serta hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Objek kajian geografi jika dirinci meliputi tata ruang (penyebaran, penggunaan, lokasi), manusia (jumlah, penyebaran, kelahiran, kematian, perpindahan), lingkungan ekologis (fisik, biotik, sosial dan budaya, serta hubungan timbal balik berbagai faktor di atas). Sedangkan menurut Semlok Semarang, objek kajian geografi adalah geosfer yang meliputi litosfer, atmosfer, hidrosfer, dan biosfer. Aspek manusia masuk dalam biosfer. Tetapi ada pendapat lain yang mengatakan bahwa aspek manusia bebrbeda dengan biosfer (flora, fauna), sehingga manusia masuk dalam antroposfer.
Persebaran sumber daya alam tidak selamanya melimpah, ada beberapa sumber daya alam yang jumlahnya terbatas atau dalam pembentukannya membutuhkan jangka waktu yang relative lama dan tidak bisa ditunggu oleh tiga atau empat generasi keturunan manusia. Oleh karena itu dalam pemanfaatan sumber daya alam sebaiknya kita menggunakannya secara efektif dan tidak berlebihan.

Dalam penggunaan atau pemanfaatan sumber daya alam sebaiknya dilaksanakan secara efisien dan harus merujuk pada pengamanan lingkungan. Saat ini pemanfaatan sumber daya alam masih belum maksimal, misalnya saja pada sektor tambang batu bara, masih banyak serbuk batu bara yang tidak dimanfaatkan secara baik. Jika saja serbuk batu bara tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya maka akan menambah daya guna dari batu bara.

Sumber daya alam dapat dikaitkan dengan kehidupan manusia. Sumber daya alam selalu dikonsumsi oleh manusia, ibaratnya manusia membutuhkan sesuatu dan disediakan oleh alam. Namun tidak selamanya sumber daya alam akan selalu tersedia, ada kalanya sumber daya alam akan kritis bahkan habis. Di Indonesia sendiri, sumber daya alam bukan diambil untuk dimanfaatkan secara maksimal, melainkan cenderung dieksploitasi untuk mengeruk keuntungan sebesar-besarnya. Rakyat Indonesia belum sepenuhnya merasakan kekayaan sumber daya alam, karena sebagian sumber daya alam ini diambil oleh orang-orang asing, sehingga mereka yang lebih banyak merasakan sumber daya alam yang ada di Indonesia.
Manusia selayaknya menjaga kelestarian sumber daya alam agar tetap dapat dinikmati oleh kehidupan selanjutnya.

0 komentar:

Posting Komentar